Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kinerja, Pengelolaan Data, dan Sinergi, Bawaslu Enrekang Tingkatkan Pelayanan Publik

katua

Enrekang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Enrekang terus memperkuat peran dan kinerja kelembagaan, baik dalam masa tahapan maupun non-tahapan, melalui pengelolaan data yang optimal, peningkatan kedisiplinan, serta pembangunan sinergi antar jajaran. Selasa, 14/04/2026.

Ketua Bawaslu Enrekang, Hamdan Hidayat, menegaskan bahwa meskipun tidak sedang berada dalam tahapan pemilu, Bawaslu tetap menjalankan fungsi pengawasan secara berkelanjutan. Fokus pengawasan tersebut mencakup pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta pembaruan data partai politik.

Menurutnya, pengelolaan data menjadi aspek krusial yang tidak dapat diabaikan. Setiap data yang masuk dan dihasilkan harus dikelola secara profesional serta diarsipkan dengan baik agar dapat dipertanggungjawabkan dan mudah diakses saat dibutuhkan.

“Pengelolaan data harus dilakukan secara tertib dan terarsip dengan baik, karena hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pengawasan dan akuntabilitas lembaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hamdan menjelaskan bahwa penguatan tata kelola data juga merupakan bagian dari indikator kinerja lembaga. Kinerja Bawaslu tidak hanya diukur dari penanganan pelanggaran saat tahapan berlangsung, tetapi juga dari kesiapan sistem, kualitas administrasi, serta keberlanjutan pengawasan di masa non-tahapan.

Sementara itu, Sutrisno menambahkan bahwa dalam mendukung pengawasan berkelanjutan, seluruh jajaran harus mampu membangun pola kerja yang kolektif dan kolegial. Ia menegaskan pentingnya menghilangkan pola kerja yang saling menunggu dan menggantinya dengan inisiatif serta tanggung jawab bersama.

“Walaupun tidak dalam tahapan, pengawasan tetap harus berjalan, khususnya terhadap data pemilih berkelanjutan dan pembaruan data partai politik. Oleh karena itu, kita perlu bekerja secara kolektif kolegial, tidak saling mengandalkan, tetapi saling menguatkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memahami alur data di tingkat kabupaten agar proses pengawasan dapat berjalan secara maksimal dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Koordinator Sekretariat Bawaslu Enrekang, Rusmiati, menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis dan saling menghormati di lingkungan kerja. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja lembaga.

“Kedepannya kita harus membangun hubungan kerja yang solid, saling menghargai, dan tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dari seluruh jajaran agar setiap tugas dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Rusmiati juga menambahkan bahwa budaya saling berbagi wawasan dan pengalaman perlu terus ditingkatkan guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Bawaslu Enrekang sebagai lembaga yang semakin profesional dan melayani masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penerapan pola kerja yang disiplin menjadi hal yang tidak dapat ditawar dalam mendukung kinerja kelembagaan.

“Kedisiplinan harus menjadi budaya kerja kita bersama. Di masa non-tahapan pun, kita tetap harus aktif melakukan pembaruan dan memastikan seluruh tugas berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dengan penguatan pengelolaan data, peningkatan kedisiplinan, serta sinergi yang kuat antar jajaran, Bawaslu Enrekang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.