Pastikan Akurasi Data Pemilih: Bawaslu Enrekang Lakukan Pengawasan Coktas
|
Upaya memperkuat kualitas pemilu terus dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Enrekang melalui berbagai langkah pengawasan. Salah satunya dengan melakukan pengawasan terhadap kegiatan pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Enrekang di Kelurahan Lewaja, Kecamatan Enrekang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keakuratan data pemilih sebagai dasar dalam tahapan pemilihan yang akan datang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Enrekang, Muh. Maswar BR, yang memantau secara langsung proses pelaksanaan Coktas di lapangan bersama jajaran pengawas pemilu. (Rabu, 11/03/2026)
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Enrekang, Haslipa, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan guna memastikan proses yang dilaksanakan oleh jajaran KPU berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, khususnya dalam proses pengecekan data kependudukan masyarakat.
“Pengawasan ini bertujuan memastikan bahwa data yang diperoleh benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Kami turut mendampingi proses yang dilakukan KPU agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Haslipa.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam proses pengawasan tersebut, Bawaslu tidak hanya memantau jalannya kegiatan, tetapi juga melakukan penelusuran terhadap beberapa kategori data pemilih untuk meminimalisir potensi kesalahan atau ketidaksesuaian data.
“Dalam pengawasan ini, kami turut memeriksa beberapa kategori pemilih, seperti data pemilih yang telah meninggal dunia, data pemilih yang tidak padan, serta data pemilih yang sebelumnya tercatat dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2026,” jelasnya.
Haslipa menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses penyelenggaraan pemilu. Menurutnya, validitas data pemilih menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas.