Kerja Sama Bawaslu Enrekang-UNIMEN: Langkah Nyata Menguatkan Pengawasan Pemilu Partisipatif
|
Enrekang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Enrekang secara resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Enrekang melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat UNIMEN, Selasa (5/5/2025).
Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh PLT Rektor UNIMEN Dr. Ismail, Wakil Rektor II Dr. Elihami, Ketua BEM UNIMEN, Ketua Bawaslu Enrekang Hamdan Hidayat, Anggota Bawaslu Enrekang Try Sutrisno dan Haslipa, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Enrekang Rusmiati M.
Kerja sama tersebut mencakup peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pemilihan, sosialisasi pendidikan pengawas partisipatif, serta penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Enrekang.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Enrekang Hamdan Hidayat menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kritis masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa, terhadap pentingnya demokrasi dan pengawasan pemilu.
“Bawaslu hadir untuk menggandeng kampus dan mengajak mahasiswa agar memiliki kesadaran dalam menguatkan demokrasi kita. Pengawasan bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi apakah prosesnya sudah berjalan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Hamdan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan berintegritas melalui keterlibatan aktif dalam pengawasan partisipatif.
Sementara itu, PLT Rektor UNIMEN Dr. Ismail menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dibangun bersama Bawaslu Enrekang. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan pemahaman demokrasi kepada mahasiswa.
“Inti dari kerja sama ini adalah bagaimana Bawaslu memberikan pengajaran tentang demokrasi kepada mahasiswa. Mahasiswa harus mengisi pengetahuan dengan memahami penyelenggaraan pemilu karena mahasiswa adalah agent of change,” ungkapnya.
Melalui kerja sama ini, Bawaslu Enrekang berharap keterlibatan perguruan tinggi dalam pengawasan partisipatif semakin meningkat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap demokrasi dan proses pemilu yang jujur serta adil.