Jadi Narasumber Latihan Kader II HPMM, Haslipa Paparkan Peran Mahasiswa dalam Demokrasi
|
Anggota Bawaslu Kabupaten Enrekang, Haslipa, menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Kader II Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM). Dalam kegiatan tersebut, Haslipa memaparkan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal penyelenggaraan pemilihan umum yang berintegritas.Rabu, 21 Oktober 2026
Dalam pemaparannya, Haslipa menekankan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang tidak hanya berperan dalam kehidupan akademik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengawal proses demokrasi. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan, kontrol sosial, serta penggerak kesadaran politik di tengah masyarakat.
Menurutnya, demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Partisipasi tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan politik, penyebaran informasi yang benar, serta keberanian melaporkan dugaan pelanggaran pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Haslipa juga mengingatkan pentingnya sikap kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan demokrasi, seperti politik uang, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan politisasi identitas. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun budaya politik yang sehat serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi secara cerdas dan berintegritas.
Melalui kegiatan Latihan Kader II HPMM, diharapkan para kader dapat memperluas wawasan mengenai demokrasi dan kepemiluan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif dalam mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL).
Bawaslu Kabupaten Enrekang terus mendorong keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya memperkuat demokrasi dan mewujudkan pemilu yang berintegritas.