Lompat ke isi utama

Berita

Dinamika dan Urgensi Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan

haslipa

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Enrekang menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Kantor Bawaslu Enrekang dengan mengangkat tema “Dinamika dan Urgensi Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan.” Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga kualitas data pemilih sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi. (Kamis, 12/03/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Enrekang, Muh. Maswar BR, yang memberikan pandangan terkait pentingnya sinergi antarpenyelenggara pemilu dalam menjaga kualitas data pemilih.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa data pemilih yang akurat merupakan prasyarat penting bagi rakyat untuk menunaikan kedaulatannya dalam proses demokrasi. Oleh karena itu, proses pemutakhiran data pemilih tidak hanya dipandang sebagai kegiatan administratif, tetapi juga sebagai amanah konstitusi yang harus dijalankan secara bertanggung jawab oleh penyelenggara dan pengawas pemilu.

Selain dalam perspektif konstitusi, tanggung jawab tersebut juga memiliki dimensi moral dan spiritual. Hal ini sebagaimana Firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 58:

"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil. Sungguh, Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Melihat."

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan penuh integritas dan keadilan, termasuk dalam proses pengawasan pemilu.

Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Enrekang menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keakuratan data pemilih, khususnya dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Pengawas pemilu memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap proses pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan, serta menindaklanjuti apabila ditemukan kekeliruan atau ketidaksesuaian data.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu Enrekang dalam memperkuat pemahaman publik mengenai urgensi akurasi data pemilih, sehingga proses demokrasi dapat berjalan secara lebih transparan, akuntabel, dan terpercaya.

Humas