Bawaslu Enrekang Gaungkan Demokrasi Inklusif Bawaslu Enrekang Gelar Fasilitasi Pemahaman Kepemiluan bagi Penyandang Disabilitas
|
Selasa, 19 Agustus 2025 — Dalam upaya mewujudkan pemilu yang inklusif dan partisipatif, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang menggelar kegiatan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Enrekang.
Acara ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan penyandang disabilitas yang hadir dengan penuh antusias. Mereka diberikan pemahaman mengenai hak-hak politik, mekanisme pengawasan pemilu dan pemilihan, serta tata cara melaporkan dugaan pelanggaran yang mungkin terjadi selama tahapan pemilu dan pemilihan berlangsung.
Dalam penyampaiannya, Ketua Bawaslu Enrekang Hamdan Hidayat menekankan bahwa penyandang disabilitas memiliki posisi yang setara dengan warga negara lainnya dalam demokrasi.
“Teman-teman disabilitas memiliki hak yang sama, baik sebagai penyelenggara maupun ketika ingin menyalurkan hak suaranya. Semua suara kita setara, di negara kita tidak dibedakan, nilai suara kita semuanya sama, sehingga harus dihargai demi kemajuan demokrasi ke depan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memastikan kelompok disabilitas tidak hanya dipandang sebagai objek pemilu, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalam pengawasan partisipatif. Dengan pemahaman yang baik, mereka diharapkan dapat turut serta aktif menjaga integritas proses demokrasi.
Bawaslu Enrekang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pendidikan politik yang ramah dan inklusif bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan pemilu yang jujur, adil, serta dapat diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Enrekang berharap kesadaran politik penyandang disabilitas semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya partisipasi yang lebih luas dalam pengawasan pemilu dan pemilihan di Kabupaten Enrekang.